Mengenai Saya

Foto saya
jember, jember, Indonesia
Alumni fisika MIPA Universitas Jember

1.       Apa perbedaan Emf dan Beda Potensial ?
Jawab :
Emf adalah suatu pengukuran dari kerja yang dibutuhkan untuk     membawa  satu satuan muatan listrik melalui suatu rangkaian.Sedangkan  beda potensial listrik adalah energi tiap satu satuan muatan.
2.       Bagaimana menghasilkan Emf ?
Jawab : Suatu rangkaian dapat menghasilkan Emf jika kita mengetahui jumlah energi potensial yang didapatkan dari sumber muatan listrik per satuan muatan. Jika 1 joule dari energi potensial listrik diberikan pada setiap coulomb dari muatan yang melewati sumber, maka emf dari sumber adalah 1 joule per coulomb, disebut 1 volt.
             disebut Emf.Emf dapat juga direpresentasikan dalam persamaan :
3.       Hukum Faraday I
"Massa zat yang terbentuk pada masing-masing elektroda sebanding dengan kuat arus/arus listrik yang mengalir pada elektrolisis tersebut".
Rumus:
m = e . i . t / 96.500
q = i . t
m = massa zat yang dihasilkan (gram)
e = berat ekivalen = Ar/ Valens i= Mr/Valensi
i = kuat arus listrik (amper)
t = waktu (detik)
q = muatan listrik (coulomb)
4.       Hukum Faraday II
"Massa dari macam-macam zat yang diendapkan pada masing-masing elektroda (terbentuk pada masing-masing elektroda) oleh sejumlah arus listrik yang sama banyaknya akan sebanding dengan berat ekivalen masing-masing zat tersebut."
Rumus:
m1 : m2 = e1 : e2
m = massa zat (garam)
e = beret ekivalen = Ar/Valensi = Mr/Valensi
5.       Transformers adalah alat untuk mengubah nilai tegangan. Misalnya, tidak bisa menghubungkan alat music organ langsung ke stopkontak di dinding. Alat Musik organ saya bekerja dengan sumber 12 Volt  ​​langsung tegangan, sementara saluran listrik rumah tangga memasok 220 Volt tegangan bolak-balik. Untuk itu dibuat sambungan adaptor. Adapter ini berfungsi sebagai sebuah perangkat yang:
mengubah tegangan dari 220 Volt sampai 12 Volt.
membalikkan dari tegangan bolak-balik (AC) menjadi tegangan stabil (DC).
Transformer ini dinamakan sebagai transformator step-down karena perubahan tegangan dari nilai yang lebih tinggi dari 220V ke nilai yang lebih rendah 12V.
6.       SOLENOIDA adalah kumparan kawat berbentuk tabung panjang dengan lilitan yang sangat rapat. Sebuah kawat dibentuk seperti spiral yang selanjutnya disebut kumparan , apabila dialiri arus listrik maka akan berfungsi seperti magnet batang.



0 komentar:

Poskan Komentar

About