Mengenai Saya

Foto saya
jember, jember, Indonesia
Alumni fisika MIPA Universitas Jember


oleh CERPEN.NET pada 10 Mei 2011 jam 11:27
Untuk apa sekolah lama-lama kalau pada akhirnya. Cuma dapat selembar ijazah, katanya serius

Jangan lihat selembar ijazahnya, tapi lihat manfaatnya. Kamu tidak akan mungkin bisa kuliah tanpa selembar ijazah itu. Dan tidak kuliah itu artinya susah dapat pekerjaan nantinya Ucapku mematahkan angapannya

Lihat saja di Darman. Dia tidak pernah sekolah tapi dia juga punya yang namanya ijazah. Sekarang dia juga kuliah.

Tapi dia curang, aku sedikit putus asa.

Kuakui aku kalah dalam perdebatan waktu itu. Dia memang selalu memenangkan perdebatan diantara kami, walaupun sebenarnya dia yang salah.

Ujian Akhir Nasional sebentar lagi. Nyaris seluruh siswa kelas XII sibuk belajar untuk mempersiapkan diri menghadapi hari-hari menakutkan itu. Tapi dia masih saja cuek dengan sekolahnya, malah asik main-main d luar rumah sampai larut malam.

Aku tak tahu apa yang ada di dalam pikirannya, mengapa dia tidak mau pergi ke sekolah. Ya paling tidak hanya datang untuk setor muka pada guru-guru. Setelah itu duduk, diam dan pulang, kan gampang.

Dia beralasan sekolah itu hanya sebagai ajang pembodohan. Ah aku tidak setuju dengan itu. Bilang saja kalau memang malas ke sekolah, tidak perlu menyalahkan sekolah seperti itu.

Katanya dia juga capek dimarahi guru dan kejar-kejaran dengan satpam jika terlambat. Lah, bukankah itu semua timbul karena kesalahannya sendiri ? ah ada-ada saja alasan yang dia utarakan.

Sekarang hidupnya senang, tidak perlu bangun pagi dan ke sekolah, tidak harus mengerjakan tugas-tugas yang menggunung dan tidak perlu bercapek-capek ria duduk berjam-jam hanya untuk mendengar celotehan guru di depan kelas. Yang dia lakukan hanya bersenang-senang. Sementara aku ? , aku masih harus menahan kantuk menuju ke sekolah dan belajar, belajar, belajar, belajar sampai waktu pulang tiba. Jujur, aku iri padanya.

Aku tidak mungkin sepertinya, tidak sekolah itu sama saja akan memalukan diriku sendiri terlebih lagi bagi orang tuaku.

***

Walaupun kami saudara sepupu, aku jarang sekali ketemu dengan dia. Hanya pada acara-acara keluarga saja kami bisa bertemu. Maklum dia terlalu sibuk untuk urusan-urusan yang aku anggap tidak penting sama sekali.

Bingung. Dia tidak ke sekolah, tapi mengapa sibuk sekali ?. Harusnya kan dia berleha-leha di rumah, ongkang-ongkang kaki. Apa dia bekerja ? ah aku tidak pernah tahu apa pekerjaannya. Yang aku tahu dia Cuma ngumpul-ngumpul dengan teman-temannya, menghabiskan malam ditemani asap rokok yang mengepul tidak henti-hentinya.

Malam ini dia datang menghampiriku di rumah. Dugaanku, mungkin dia akan mengajakku untuk berdebat lagi. Entah masalah apa kali ini, yang jelas aku tidak mau mendengar cerita-cerita tidak jelas lagi seperti kemarin waktu dia bercerita tentang hantu yang meneror rumah yang dia dan teman-temannya jadikan tempat ngumpul atau cerita tentang artis idolanya yang membosankan. Ah apa peduliku dengan semua itu.

 Menurutmu apa itu cinta ? tanyanya pelan padaku.

Cinta ?  aku sedikit heran.

Tidak biasa-biasanya dia membahas cinta. Wah aku pkir pembicaraan kali ini akan menyenangkan, ku perbaiki dudukku agar nyaman berlama-lama mendengar omongannya.

Ayo jawab  katanya tanpa menoleh sedikit pun kepadaku.

 cinta itu. Mm adalah rasa. Rasa kepada seseorang yang kita sayang pastinya , jawabku yakin.

 Cinta itu abadi. Kamu setuju ?

ya sangat setuju

 Kita setuju kalau cinta itu abadi. Harusnya kita berikan cinta hanya kepada yang abadi pula. Dan di dunia ini tidak ada yang abadi kecuali Allah SWT , katanya pasti sambil menghisap rokoknya dalam-dalam.

Ada apa dengan bocah nakal ini ?. Sedikit tidak percaya dia bisa mengeluarkan omongan berbobot seperti itu.

 Terus bagaimana dengan nabi ?

 kita tidak seharusnya mencintainya nabi, tapi menyayanginya, katanya seraya mengangkat sebelah alisnya dan tersenyum. Sekarang kamu tahu bagaimana seharusnya bersikap dengan cinta ?  sambungnya lagi.

ya. tidak seharusnya aku mencintai seseorang melainkan menyayanginya, karena aku hanya boleh mencintai Allah. Aku tersenyum.

satu lagi, kamu harus bisa buktikan kalau kamu memang mencintai Allah.Berbicara tanpa perbuatan itu sama saja berbohong dan bohong itu sama saja tidak mencintai Allah.

Kali ini aku benar-benar melihat sisi lain dari dirinya. Rupanya selama ini aku terlalu meremehkan kemampuannya hanya karena dia tidak pernah pergi sekolah dan nakal aku langsung mengecapnya tidak terpelajar. Tapi lihat buktinya sekarang, dia malah yang mengajariku filosofi cinta yang sebenarnya.

Dia memang hebat, bahkan mungkin lebih hebat dariku yang mengaku anak sekolahan ini.

Tidak pernah ke sekolah bukan berarti tidak berilmu. Pergaulannya yang amburadul itu yang membuatnya lebih dewasa dalam berfikir. Acara ngumpul-ngumpul dengan teman-temannya yang aku anggap tidak penting itu ternyata tempat berbagi cerita dan bertukar pendapat. Itulah mengapa pengetahuan umumnya sangat luas. Apalagi dia sering duduk beram-jam di depan komputer yang terkoneksi ke internet. Dia belajar bahasa asing, filosofi cinta dan ilmu pengetahuan umum dari sana. Jadi tidak salah kalau sekarang dia yang mengajariku.

 terus kapan mau ke sekolah ?

 saat UAN nanti  jawabnya enteng.

 tidak takut tidak lulus kalau tidak pernah ke sekolah ?

 mungkin aku akan tertawa saat hari pengumuman nanti karena melihat orang-orang yang sudah bersusah payah sekolah bertahun-tahun tapi tidak lulus juga. Lalu apa bedanya aku dengan mereka ? toh kami sama-sama tidak lulus kan. Tapi aku sedikit lebih beruntung dari mereka karena aku tidak perlu merasakan capeknya harus ke sekolah seperti apa, sementara mereka rajinnya minta ampun.

Aku hanya terdiam mendengar ucapannya. Baru kali ini tidak ada perdebatan diantara kami. Dia benar-benar beda hari ini, sedikit lebih dewasa dari biasanya.

 aku pasti akan lulus,  lanjutnya diikuti senyum meyakinkan, lalu pamit pulang.

ya semoga saja, ucapku pelan.

Kalau dia saja yang malas ke sekolah optimis bisa lulus lalu kenapa aku yang rajin harus pesimis ? ah itulah bedanya aku dengan dia.

Dia tak sekedar mengajariku apa itu cinta tapi juga mengajariku menanamkan optimisme pada diriku. Terima kasih untuk semua itu . Sebagai balasanya aku janji tidak akan meremehkan dia lagi.
                                                        
           


Pengertian
            Quantum Teaching adalah badan ilmu pengetahuan  dan metodologi yang digunakan dalam rancangan, penyajian dan fasilitas. QT merangkaikan yang paling baik dari kompatibel  dengan otak yang pada akhirnya akan melejitkan kemampuan guru untuk mengilhami dan kemampuan murid untuk berprestasi.

QUANTUM TEACHING adalah interaksi yang mengubah energi menjadi cahaya

1. Pengubahan bermacam-macam interaksi yang ada dalam dan sekitar proses belajar
2. Uraian cara-cara baru yang memudahkan proses belajar lewat pemaduan unsur-unsur seni dan pencapaian-pencapaian  terarah
3. Berfokus pada hubungan dinamis dalam kelas

Why is QT ?
Alasan:
1.        Belajar melibatkan semua aspek kehidupan manusia yaitu fikiran, perasaan, bahasa tubuh, pengetahuan, sikap, keyakinan dan persepsi masa depan. Jadi QT memadukannya
2.        Guru adalah faktor penting dalam lingkungan belajar dan kehidupan siswa, bukan sekedar pemberi ilmu. Peran guru sebagai: rekan belajar, model, pembimbing dan fasilitaror.
Jadi QT menjelaskannya.



            QT menunjukkan kepada kita cara untuk menjadi guru yang baik. QT menguraikan cara-cara baru yang memudahkan proses belajar kita lewat pemaduan unsur seni dan pencapaian-pencapaian yang terarah. Apapun mata pelajaran yang kita ajarkan. Dengan menggunakan metodologi QT kita akan dapat menggabungkan keistimewaan-keistimewaan belajar menuju bentuk perencanaan pengajaran yang akan meningkatkan prestasi siswa.

2.  Asas Utama
            QT bersandar pada konsep ini “ bawalah dunia mereka ke dunia kita, dan antarkan dunia kita ke dunia mereka”. Maksudnya bila kita membaca konsep di atas akan mengingatkan kita pada pentingnya memasuki dunia murid sebagai langkah pertama, karena tindakan ini akan memberi izin guru untuk memimpin , menuntun dan memudahkan perjalanan mereka menuju kesadaran dan ilmu pengetahuan yang luas. Dengan mengaitkan apa yang guru diajarkan  dengan sebuah peristiwa, pikiran atau perasaan  yang diperoleh dari kehidupan rumah, sosial, musik, seni, rekreasi atau akademis mereka. Setelah kaitan itu terbentuk, guru dapat membawa mereka ke dalam dunia guru dan memberi mereka pemahaman mengenai isi dunia itu. Di sinilah kosa kata baru, model, mental, rumus dan lain-lain diuraikan. Seraya menjelajahi kaitan  dan interaksi, baik siswa maupun guru mendapatkan pemahaman baru dan “ dunia kita “ diperluas mencakup tidak hanya para siswa, tetapi juga guru. Akhirnya dengan pengertian yang lebih luas dan penguasaan lebih mendalam ini, siswa dapat membawa apa yang mereka pelajari ke dalam dunia mereka dan menerapkannya pada situasi baru.

3.  Prinsip- Prinsip
            QT memiliki lima prinsip/kebenaran tetap.  Prinsip-prinsip tersebut adalah
  1. segalanya berbicara
segalanya dari lingkungan kelas hingga bahasa tubuh anda. Dari kertas yang anda bagikan hingga rancangan pelajaran anda. Semuanya mengirim pesan tentang belajar.
  1. segalanya bertujuan
semua yang terjadi dalam pengubahan anda mempunyai tujuan.
  1. pengalaman sebelum pemberian nama
proses belajar paling baik terjadi ketika siswa telah mengalami informasi sebelum mereka pelajari, karena otak manusia berkembang yang akhirnya menggerakkan rasa ingin tahu
  1. akui setiap usaha
belajar mengandung resiko. Pada saat siswa  mengambil langkah ini, mereka patut mendapat pengakuan atas kecakapan dan kepercayaan diri mereka.
  1. jika layak dipelajari, maka layak pula dirayakan
perayaan memberikan umpan balik mengenai kemajuan dan meningkatkan asosiasi emosi positif dengan belajar.

LINGKUNGAN YANG MENDUKUNG
A. Tujuan
            Di kelas, tujuan yang sama bagi seluruh siswa adalah mengembangkan kecakapan dalam mata pelajaran, menjadi pelajar yang lebih baik dan berinteraksi, serta mengembangkan keterampilan lain yang dianggap penting menurut anda.

B. Prinsip-prinsip
            Prinsip-prinsip ini akan menuntun perilaku dan membantu tumbuhnya lingkungan yang saling mempercayai dan mendukung.
            Dalam QT kami menggunakan satu set prinsip yang disebut 8 kunci keunggulan. Dalam 8 kunci keunggulan tersebut menyediakan cara yang bermanfaat untuk mendapatkan keselarasan dan kerjasama. Adapun 8 kunci keunggulan tersebut adalah :
  1. integritas : bersikap jujur, tulus menyeluruh selaraskan nilai-nilai dengan perilaku kita.
  2. kegagalan awal kesuksesan: pahamilah bahwa kegagalan hanyalah memberikan informasi yang anda butuhkan untuk sukses
  3. bicaralah dengan niat baik: berbicaralah dengan pengertian positif dan bertanggungjawablah untuk berkomunikasi  yang jujur dan lurus.
  4. hidup saat ini : pusatkan perhatian anda pada saat sekarang ini dan manfaatkan waktu sebaik-baiknya.
  5. komitmen: lakukan apa yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan anda
  6. tanggung jawab : bertanggung jawablah atas tindakan anda
  7. sikap luwes/fleksible: bersikaplah terbuka terhadap perubahan/ pendekatan baru, hal ini membantu anda dalam memperoleh hasil yang diinginkan
  8. keseimbangan: jaga keselarasan pikiran tubuh jiwa anda.

 Keyakinan akan kemampuan pelajar, belajar dan mengajar.
            Keyakinan anda mempengaruhi tindakan dan perilaku anda jika anda membawakan positif, maka orang-orang disekitar anda akan terpengaruh. Bila di dalam kelas kemampuan anda untuk menjangkau siswa tetap sesuai dengan keyakinan dalam diri anda.

Kesepakatan, kebijakan, prosedur dan peraturan
  1. kesepakatan: lebih informal dari pada peraturan, dan merupakan daftar cara sederhana dan konkret untuk melancarkan jalannya pelajaran
  2. kebijakan: mendukung tujuan komunitas belajar anda
  3. prosedur: memberitahu siswa apa yang diharapkan dan tindakan apa yang diambil
  4. peraturan lebih ketat daripada kesepakatan/kebijakan. Melanggar peraturan harus menimbulkan konsekuensi yang jelas

HOW QT
 Memadukan antara unsur-unsur berikut : lingkungan, suasana, landasan, rancangan, penyajian, fasilitas.

Maksudnya :
  • jadikan lingkungan  kelas penuh dengan keakraban antara guru dan murid
  • buatlah suasana diri anda semangat; begitu pula murid-murid
  • landasan proses belajar harus seimbang, murid harus punya niat/ minat
  • adakan rancangan/rencana pembelajaran/kurikulum yang efektif dan efesien.
  • Atur penyajian/penyampaian pelajaran dengan mudah dan mengasyikkan
  • Guru mampu memfasilitasi untuk mengubah perilaku/bakat dan potensi murid.
Model
            Model QT hampir sama dengan sebuah simfoni. Kita dapat membaginya menjadi 2 kategori :
a. Konteks adalah latar untuk pengalaman anda. Dalam seksi konteks, anda akan menemukan semua bagian yang anda butuhkan  untuk mengubah :
1. Suasana yang memberdayakan
2. Landasan yang kukuh
3. Lingkungan yang mendukung
4. Rancangan yang dinamis

b. Isi, walaupun berbeda namun sama pentingnya dengan konteks. Dalam seksi ini , anda akan menemukan keterampilan penyampaian untuk kurikulum apapun disamping strategi yang dibutuhkan siswa untuk bertanggung jawab atau apa yang mereka pelajari
1. penyampaian  yang prima
2. fasilitas yang luwes
3. keterampilan belajar untuk belajar
4. keterampilan hidup

            Penerapan praktis dalam mengubah lingkungan kelas QT.
Siswa adalah tamu bagi guru yang diundang untuk acara penting yaitu belajar. Lingkungan kelas mempengaruhi kemampuan siswa untuk berfokus dan menyerap informasi, bila benda-benda di kelas tidak menarik pandang siswa, mungkin pesannya akan berbunyi “ belajar itu kuno, melelahkan dan usang “, akan tetapi bila lingkungan ditata untuk mendukung belajar, maka dapat berkata, “ belajar itu, hidup, penuh semangat,”/ datang dan jelajahilah”! segala sesuatu dalam lingkungan jelas menyampaikan pesan yang memacu/ menghambat belajar ( Dhority, 1991) ingatlah : segalanya berbicara, segalanya , selalu !
a. lingkungan sekeliling
            Sebuah gambar lebih berarti dari pada seribu kata. Dan jika guru menggunakan alat peraga dalam situasi belajar, maka akan terjadi hal yang menakjubkan pada pembelajaran. Beberapa ide yang dapat dilakukan oleh guru ;
  • poster ikon/simbol: yang dipajang pada setiap konsep utama yang diajarkan dan digambarkan di atas selembar kertas berukuran 25x40cm/lebih besar.  Poster-poster ikon dipajang di depan kelas di atas pandangan mata, memberikan gambaran keseluruhan, tinjauan global dari bahan pelajaran yang membantu penciptaan, penyimpanan dan pencarian informasi secara visual. Pemajangan poster tersebut hingga pelajaran selesai lalu dipindahkan  ke bagian dinding yang agar  tempatnya dapat digunakan  untuk poster-poster lain.  Poster-poster yang sebelumnya tetap dipajang akan menjadi pengingat sadar ata u tidak sadar untuk informasi dari awal pelajaran hingga saat itu dan membantu siswa untuk mengingat isi pelajaran dengan mengakses memori visual siswa setiap kali melihat.
  • Poster Afirmasi
Minta siswa untuk membuat poster motivasi afirmasi dengan pesan-pesan seperti “ aku mampu mempelajarinya” dan lain-lain. Poster-poster itu di tempatkan di dinding samping sehingga mata orang duduk. Poster-poster disekeliling ruangan “mengucapkan” afirmasi seperti dialog internal sehingga menguatkan keyakinan siswa tentang belajar dan tentang isi yang diajarkan.
  • Gunakan Warna
Gunakan warna untuk memperkuat pengajaran dan belajar siswa karena otak berfikir dalam warna. Gunakan warna hijau, biru, ungu dan merah untuk kata-kata penting, jingga dan kuning untuk menggaris bawahi, serta hitam dan putih untuk kata-kata penghubung seperti dan, dari dan sebagainya.
b. Alat bantu
Alat bantu adalah benda yang dapat mewakili suatu  benda. Alat bantu tidak hanya membantu pembelajaran visual tapi dapat pula membantu moralitas, kinestetik. Bagi siswa yang kinestetik dapat memegang alat bantu dan mendapatkan rasa yang lebih baik dari ide yang disampaikan oleh guru.  Contohnya: boneka untuk mewakili tokoh dalam karya sastra.
c. Pengaturan bangku
            Pengaturan bangku mempunyai peranan penting dalam konsentrasi belajar siswa. Pengaturan bangku dapat dilakukan secara fleksible dengan memposisikan berhadap-hadapan saat kerja kelompok  atau menghadap ke depan untuk tetap fokus ke depan saat pemutaran video, presentasi siswa, ajaran guru dan lain-lain.
d. Tumbuhan, aroma, hewan peliharaan dan unsur-unsur organik lainnya.
  • Tumbuhan
Biologi dan botani mengajarkan bahwa tumbuh-tumbuhan menyediakan oksigen dan otak berkembang karena oksigen. Semakin banyak oksigen yang didapat semakin baik otak berfungsi.
  • Aroma
Manusia dapat meningkatkan kemampuan berfikir mereka secara kreatif sebanyak 30% saat diberikan wangi bunga tertentu ( Hirsch, 1993 ). Apa artinya bagi kelas? sedikit penyemprotan aroma berikut akan meningkatkan kewaspadaan mental: mint, kemangi, jeruk, resemary, lavender, dan mawar memberikan ketenangan dan relaksasi ( lavabre, 1990 )
  • Hewan peliharaan
Hanya sedikit benda yang dapat mengeluarkan sifat penyayang dalam diri siswa dan memenangkan mereka seperti yang ditimbulkan hewan peliharaan, ditambah lagi orang mempunyai ikatan emosional yang kuat  dengan binatang peliharaan mereka. Binatang peliharaan yang dapat menciptakan kesempatan untuk melatih tanya jawab, gizi dan kesehatan serta perawatan.

Perancangan Pengajaran yang Dinamis
A. Jembatani jurang antara guru – siswa dengan perancangan pelajaran
1. dari dunia mereka ke dunia kita
2. modalitas V – A – K
            Visual “mengakses citra  penglihatan “ cirinya:
            a. teratur, memperlihatkan segala sesuatu
            b. mengingat dengan sabar

            Auditorial “mengakses segala jenis bunyi dan kata yang didengar. Cirinya ;
            a. perhatian mudah terpecah
            b. bicaranya berirama
            c. gaya belajarnya dengan cara mendengarkan
            d. berdialog secara internal dan eksternal
            Kinestetik “ mengakses segala jenis gerak dan emosi. Cirinya ;
            a. mengetahui orang dan berdiri berdekatan
            b. gaya belajar praktek
            c. menunjuk tulisan saat membaca
            d. mengingat sambil belajar dan melihat
3. model kesuksesan dari pandang perancang
4. kecerdasan berganda


SLIM N BIL
  • Spasial – visual  berfikir dalam citra dan gambar
(melibatkan kemampuan memahami hubungan ruang dan citra mental)
  • Linguistik – Verbal  berfikir dalam kata-kata
(melibatkan kemampuan memahami dalam berbahasa untuk berbicara, menulis, membaca, menghubungkan dan menafsirkan).
  • Interpersonal  berfikir lewat berkomunikasi dengan orang lain
(mengacu pada keterampilan manusia dapat dengan mudah membaca, berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain).
  • Musikal – Ritmik  berfikir dalam irama dan melodi
  • Naturalis  berfikir dalam acuan alam
(dapat melihat hubungan dan pola dunia alamiah dan mengidentifikasi dan berinteraksi dengan proses alam)
  • Badan – Kinestetik berfikir melalui sensasi dan gerakan fisik.
(merupakan kemampuan mengendalikan dan menggunakan badan fisik dengan mudah dan cekatan)
  • Intrapersonal berfikir secara reflektif
(mengacu pada kesadaran reflektif mengenai perasaan dan proses pemikiran diri sendiri)
  •  Logis-Matematis berfkir dengan penalaran
(melibatkan pemaecahan masalah secara logis dan ilmiah dan kemampuan matematis)

QT ditulis untuk menjadikan sahabat yang siap membantu karena didalamnya memuat prinsip dan komunikasi ampuh yang diperkuat dengan pendekatan multi sensasi.  Multi kecerdasan dan berdasarkan kerangka rancangan belajar QT yang dikenal sebagai TANDUR
a. Tumbuhkan – minat yang memuaskan AMBAK
b. Alami - ciptakan pengalaman umum yang dapat dimengerti
c. Namai – sediakan kata kunci, model, rumus, strategi
d. Demonstrasikan – berikan kesempatan – mereka tahu
e. Ulangi – tunjukkan cara mengulang materi
f. Rayakan – pengakuan untuk penyelesaian, partisipasi

Kesuksesan Melaui Konteks
Suasana Yang Menggairahkan
1.      Kekuatan – terpendam – niat
Keyakinan seseorang mengenai kemampuan dirinya sangat berpengaruh pada kemampaun itu sendiri ( albert bandura, 1988 )
·          Guru memperhatikan emosi siswa dapat membantu menciptakan pembelajaran siswa
·          Memahami kondisi emosi mereka dapat meembuat pembelajaran lebih berarti dan permanen
·          Tanpa keterlibatan emosi, kegiatan saraf otak kurang dari yang dibutuhkan untuk merekatkan pelajaran dalam ingatan ( Goleman,1995)
·          Ketika otak menerima ancaman / tekanan, kepastian saraf-saraf berfikir rasional mengecil.  Otak dibajak secara emosional.
·          Orang dapat berkonsentrasi paling baik saat mereka sedikit lebih dituntut dari biasanya dan mereka dapat memberikan lebih dari biasanya.
·          Tuntutan sedikit – bosan
·          Tuntutan besar – cemas
Flow terdapat di daerah genting antara kebosanan dan kecemasan

Kunci
·         Libatkan emosi siswa
·         Ciptakan kesenangan dalam belajar
·         Singkirkan semua ancaman



2. Jalinan rasa simpati dan saling perhatian
  • Guru harus membangun hubungan – rasa simpati dan saling perhatian
- membuka jalan masuk dunia baru mereka
- mengetahui minat
 Badan kinestetik – berfikir melalui sensai dan gerakan fisik merupakan kemampuan untuk mengendalikan dan menggunakan badan fisik dengan mudah dan cekatan.
Interpersonal – berfikir secara reflektif – mengacu pada kesadaran reflektif mengenai perasaan dan proses pemikiran diri sendiri
Logis – matematik – berfikir dengan penalaran – melibatkan pemecahan masalah secara logis dan ilmiah dan kemampuan matematika.

3 Unsur Kunci yang Dapat Dijalinkan ke dalam Pelajaran:
A. Metafora – kebanyakan sistem konseptual normal secara metaforis yang konsep difahami sebagian dalam konsep lain
B. Perumpamaan
90% masukan indra untuk otak berasal dari sumber visual
C. sugesti

5 Keterampilan Merangsang Belajar:

    1. Konsentrasi terfokus
    2. Cara mencatat
    3. Organisasi dan persiapan tes
    4. Membaca cepat
    5. Teknik mengingat
Keadaan prima untuk belajar – cepat belajar – SLANT
SLANT ( pandangan ) – teori Dr. Ed. Ellis.
- Sit up in the chair ( duduk tegak di kursi mereka )
- Learn forward ( condong ke depan )
- Ask question ( bertanya )
- Nod their heads ( mengangguk kepala )
- talk to their teacher ( berbicara dengan guru )


WHY QT
Because ;
  • Belajar melibatkan semua aspek kehidupan manusia yaitu fikiran, perasaan, bahasa tubuh, pengetahuan, sikap, keyakinan dan persepsi masa depan. Jadi QT memadukannya
  • Guru adalah faktor penting dalam lingkungan belajar dan kehidupan siswa, bukan sekedar pemberi ilmu. Peran guru sebagai: rekan belajar, model, pembimbing dan fasilitaror.
Jadi QT menjelaskannya.

About