Mengenai Saya

Foto saya
jember, jember, Indonesia
Alumni fisika MIPA Universitas Jember
Benda hitam disini dapat dimisalkan seperti benda berbentuk persegi, dimana terdapat suatu rongga di salah satu sisinya. Sehingga nantinya akan terdapat suatu sumber cahaya yang dapat  masuk ke benda tersebut.
Radiasi dalam benda hitam tersebut dapat dimisalkan dalam bentuk foton. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, benda hitam tersebut berisi gas foton. Karena spin foton adalah 1, maka foton tergolong kelompok boson dan dengan demikian sistem foton mematuhi statistik Bose-Einstein.
Contoh yang mendekati benda hitam ideal adalah suatu rongga yang berlobang kecil. Jika rongga berada pada suhu konstan T,dinding bagian dalam menyerap dan mengeemisikan foton pada jumlah yang sama. Radiasi gelombang elektronagnetik dalam hali ini berada pada kesetimbanbgan termal. Kesetimbangan ini dapat dipandang sebagai kesetimbangan gelombang atau kesetimbangan foton.
Jika radiasi dipandang sebagai kumpulan gelombang elektromagnetik. Gelombang tersebut dipantulkan oleh dinding berkali-kali sehingga menghasilkan gelombang berdiri. Jka dipandang sebagai kumpulan foton,interaksi hanya terjadi antara foton dengan dinding rongga dan dalam kesetimbangan termal dengan rongga.
Pada zat padat, biasanya sebagian besar sifat fisiknya bersumber dari elektronvalensi atau gerak kisi atomnya. Konduktivitas elektrik, misalnya, bersumber dari elektron valensi, sedangkan perambatan ge.llombang mekanik disebabkan oleh kisi atom.
Jika pada suatu zat padat dipanaskan, dan gerak termal atom-atomnya diperbesar, maka perbedaan antara zat padat dan gas adalah bahwa dalam zat padat atom-atom terpaku pada kedudukan setimbang, dan geraknya adalah gerak getar sekitar kedudukan setimbang. Menurut teorema ekuipartisi, bagi setiap derajat kebebasan terkait energi sebesar ½ kT. Jadi, energi total zat padat tiga dimensi adalah 3 kT (½ x 3 dimensi) bagi setiap atom.

0 komentar:

Poskan Komentar

About