Mengenai Saya

Foto saya
jember, jember, Indonesia
Alumni fisika MIPA Universitas Jember


Manfaat Cuka dalam Kehidupan
Bahan-bahan kimia kerap kali membawa akibat buruk bagi kesehatan. Jika urusan bersih-bersih, ada satu bahan alami yang dapat Anda pakai, yaitu cuka. Bahan alami ini, yang dapat Anda temukan dengan mudah di supermarket ini sangat berguna untuk urusan bersih-bersih, menghilangkan bau dan pembunuh bakteri.
Untuk menyelesaikan urusan rumah tangga dengan menggunakan vinegar, biasanya dibutuhkan beberapa bahan lain yang juga non toxin, seperti garam (menghilangkan noda), baking soda (menghilangkan bau), hydrogen peroxide (pembunuh kuman). Tapi ingat jangan mencampur langsung cuka dengan bahan berbahan ammonia, karena dapat menghasilkan uang yang berbahaya. Ada banyak kegunaan cuka untuk urusan bersih-bersih. Coba simak tips dari kami ini.
*
Membersihkan Baju Bayi- Tambahkan satu cangkir cuka yang sudah disaring ke air bilasan yang terakhir kali. Cara ini akan membantu menghilangkan asam pipis bayi dan juga residu sabun yang tertinggal di pakaian, membuat pakaian lebih lembut dan segar.
*
Bahan Pencuci Ajaib - Pakaian yang dicuci akan lebih bersih jika pada bilasan paling akhir ditambahkan satu cangkir cuka. Kandungan asam dalam cuka cukup lembut jadi tidak akan merusak kain, tapi cukup kuat untuk mengalahkan kandungan alkali dalam sabun.
*
Menghilangkan Bekas Deodorant - Bekas deodorant biasanya meninggalkan bekas putih di bagian ketiak, cuka dapat mengatasi masalah ini. Kucek bagian yang membekas ini dengan cuka putih, lalu cuci seperti biasa.
*
Mempertahankan Warna - Untuk mencegah warna pakaian tidak cepat pudar, rencam pakaian berwarna cerah selama beberapa menit dengan cuka putih sebelum dicuci.
*
Membersihkan dan Menghilangkan Bau Tempat Sampah - Tempat sampah bisa tetap bersih dan bebas bau dengan es cuka. Es cuka ini dibuat dengan cara mencampur air dan cuka lalu masukan cetakan es, setelah itu bekukan. Masukan campuran ini ke tempat sampah, lalu siram dengan air dingin, diamkan selama beberapa menit, lalu bersihkan.
*
Membersihkan Seterika - Permukaan seterika yang hangus juga dapat diatasi dengan cuka. Campurkan cuka putih dan garam secukupnya, lalu panaskan di panci kecil. Ulaskan campuran ini di permukaan seterika yang dingin untuk menghilangkan bagian yang menghitam atau gosong.
* Membersihkan Kulkas - Campurkan air dan cuka dalam ukuran seimbang untuk mengelap kulkas.
*
Membersihkan Microwave - didihkan 1/4 cangkir cuka dan 1 cangkir air di dalam microwave. Cara ini berguna untuk menghilangkan percikan makanan dan menghilangkan bau yang tertinggal di dalam microwave.
*
Membersihkan Saluran Tempat Cucian di Dapur - Tuangkan satu cangkir cuka masak ke saluran tempat cuci seminggu sekali. Biarkan selama 30 menit, lalu siram dengan air dingin.
*
Membersihkan Peralatan Berbahan Kuningan - Peralatan berbahan kuningan, tembaga dan campuran timah akan terlihat mengkilat kalau dibersihkan dengan cara ini, campurkan satu sendok teh garam dalam satu cangkir cuka, lalu tambahkan tepung hingga berbentuk pasta. Oleskan campuran ini ke peralatan tersebut dan biarkan selama 51 menit. Cuci bersih dengan air hangat, lalu gosok dengan kain hingga kering.
*
Membersihkan peralatan dari Stainless Steel - Tuangkan cuka ke kain yang lembut lalu gosokkan pada peralatan berbahan stainless steel.
*
Membersihkan Peralatan Masak dan Peralatan Pecah belah - Campurkan 1 1/2 sampai dua cangkir cuka masak dengan sabun cuci piring lalu gunakan untuk mencuci.
*
Membersihkan Lumut di Bak Mandi - Campurkan cuka dan soda lalu gunakan untuk menggosok lumut di bak mandi, setelah itu bersihkan dengan air.
*
Membersihkan Pintu Kamar Mandi - Untuk menghilangkan bekas-bekas sabun yang menempel di pintu kamar mandi, celupkan spon ke air dicampur cuka lalu gosokkan dan bilas dengan air.
*
Membersihkan Kaca Jendela - Gunakan campuran seimbang air hangat dan cuka masak. Setelah menggosokan di jendela kaca lalu keringkan dengan kain lembut.
Di antara semua kegunaan cuka di atas, masih banyak lagi manfaat cuka yang bisa digunakan tanpa perlu khawatir dengan efek racunnya.
(kapanlagidotcom)
 fenolphtalein (phenolphthalein) ata biasa disingkat sebagai pp adalah suatu senyawa organik dengan rumus C20H14O4 dan biasa dipakai sebagai indikator untuk titrasi asam basa. Tidak bewarna dalam larutan asam dan berwarna fuksia (pink) bila dalam larutan basa.
  asam asetat, asam etanoat atau asam cuka adalah senyawa kimia asam organik yang dikenal sebagai pemberi rasa asam dan aroma dalam makanan. Asam cuka memiliki rumus empiris C2H4O2. Rumus ini seringkali ditulis dalam bentuk CH3-COOH, CH3COOH, atau CH3CO2H. Asam asetat murni (disebut asam asetat glasial) adalah cairan higroskopis tak berwarna, dan memiliki titik beku 16.7°C.
Asam asetat merupkan salah satu asam karboksilat paling sederhana, setelah asam format. Larutan asam asetat dalam air merupakan sebuah asam lemah, artinya hanya terdisosiasi sebagian menjadi ion H+ dan CH3COO-. Asam asetat merupakan pereaksi kimia dan bahan baku industri yang penting. Asam asetat digunakan dalam produksi polimer seperti polietilena tereftalat, selulosa asetat, dan polivinil asetat, maupun berbagai macam serat dan kain. Dalam industri makanan, asam asetat digunakan sebagai pengatur keasaman. Di rumah tangga, asam asetat encer juga sering digunakan sebagai pelunak air. Dalam setahun, kebutuhan dunia akan asam asetat mencapai 6,5 juta ton per tahun. 1.5 juta ton per tahun diperoleh dari hasil daur ulang, sisanya diperoleh dari industri petrokimia.
Cuka yang telah dikenal sejak ribuan tahun lalu ternyata menyimpan sejumlah manfaat. Selain untuk menambah rasa sedap pada masakan, cuka juga bisa mengatasi berbagai gangguan kesehatan. Secara tradisional, cuka bisa dibuat melalui proses enzimatik dengan bantuan bakteri dan difermentasi dari alkohol menjadi asam asetat. Hasilnya, cuka meja yang biasa kita gunakan di dapur. Berikut adalah beberapa jenis cuka yang dapat ditambahkan ke dalam daftar bumbu dapur kita.
 Cuka adalah salah satu penyedap rasa. Bila anda penyuka makanan kaldu maka tidak akan lengkap rasanya bila tidak ada cuka dalam komposisi masakan, apalagi kalau makan bakso… wah cuka itu membuat rasa beda. Sebenarnya apa sih cuka itu? Terbuat dari apa aja cuka itu?
Setelah cari-cari mengenai ‘biodata’cuka akhirnya dapatlah sedikit info mengenai cuka. Komposisi utama cuka terdiri dari asam asetat atau lebih dikenal asam cuka (acetic acid), juga mengandung asam amino (amino acid), asam organik (organic acid), zat gula (saccharides), vitamin B1 dan B2. Cuka memiliki beberapa fungsi, antara lain: membasmi kuman, menghilangkan racun dan bau amis. Ketika membuat ikan asinan, tambah sedikit cuka akan hindarkan remuk dan busuk. Dalam pengolahan hidangan seafood mentah seperti oyster dan kepiting laut, menggunakan cuka akan mampu membasmi kuman dan hilangkan rasa amis dalam 10 menit. Fungsi lainnya:
- Cuka juga dapat melarutkan gizi, misalnya kalsium dan zat besi dalam garam anorganik (inorganic salt), juga dapat melindungi vitamin C rusak lebih banyak dalam suhu tinggi ketika memasak sayur. Ketika memasak tulang rusuk asam manis, kuah tulang, ikan sepat, sayur mustard (leaf mustard) asam manis, sawi asam pedas menggunakan cuka akan memberikan citra rasa asam yang khas, di samping itu, kalsium dan zat besi sudah berlarut di dalamnya, sehingga mudah terserap dalam pencernaan. Sebelum memasak daging sapi, campurkan sedikit cuka akan membuat daging sapi lebih gurih, cuka dapat menghilangkan bau amis daging kambing.
- Cuka berfungsi dalam menjaga kesehatan dan terapi makanan. Cuka berkhasiat untuk penurunan tensi darah dan mencegah pengapuran pembuluh darah (arteriosclerosis), penyakit koroner (coronary disease) dan tekanan darah terlalu tinggi (hypertension).
- Membasmi virus atau kuman dalam kamar tidur dengan uap cuka, dapat mencegah terjadinya  influenza dan penyakit menular lainnya.
- Minum sedikit cuka bila mabuk berat akan lebih cepat bebas dari mabukan.
- Setelah konsumsi makanan berlemak terlalu banyak, buatlah kuah bercuka akan cepat menghilangkan lemak dan mempermudah pencernaan.
- Cuka bukan hanya sebagai bumbu masak, juga membantu anda mengatasi berbagai masalah dalam rumah. Yang paling penting, karena cuka (beras) bersifat alamiah, tidak akan membawa bahaya bagi kesehatan manusia maupun lingkungan.
Untuk rumah tangga:
-  Dapat membuat kran estafet atau perkakas stainless lainnya tetap kilat. Caranya: cairkan satu sendok garam dalam dua sendok cuka, gosok permukaan benda itu dan dibilas dengan air bersih.
- Rendamkan pakaian di dalam cairan campuran air bersih dan cuka dalam takaran sama, akan membuat pakaian lebih bersih jernih.
- Campuran cuka dengan air dalam takaran sama dapat menghilangkan bercak putih perkapuran di atas keramik dalam toilet.
- Masukkan satu sendok gula pasir, satu sendok cuka dan satu liter air dalam vas bunga, membuat bunga lebih lama awetnya.
- Campurkan satu sendok cuka dalam cairan pembersih dan satu liter air bersih dapat menghilangkan kotoran (bukan lemak) yang lengket di permukaan permadani. Membasahi dan digosok dengan sikat, kemudian dilap dengan kain basah, setelah jemur permadani, hilangkan debu dengan vacuum cleaner.
- Campurkan cuka dan air dengan perbandingan 1:3, dapat menghilangkan bercak kotor di lemari es dan bau tidak sedap.
Untuk kegiatan sehari-hari:
- Berkeringatan dalam cuaca panas membuat pakaian berbau keringat yang tidak mudah dihilangkan. Bila mencuci pakaian itu meneteskan beberapa tetes cuka (sari cuka lebih bagus), lalu cuci dan bilas dua kali, bau keringat akan hilang semua.
- Mudah mabuk kendaraan dalam bepergian, kalau minum air campuran cuka dalam kader tidak terlalu asam, akan menyegarkan dan menghilangkan mabuk kendaraan.
- Susah tidur? Cairkan dan aduk satu sendok cuka dalam air matang setelah dingin, setelah minum akan cepat tidur, bila tambah madu dengan takaran sama, hasilnya lebih memuaskan.
- Bila ada orang pingsan, tutup hidung orang pingsan tersebut sebentar dengan sapu tangan yang sudah celup cuka, agar cepat siuman.
Alat-alat makan, tea set atau wine set buatan bahan porselen yang baru dibeli, seharusnya dimasak 2-3 jam dalam air campiran cuka 10%, agar menghilangkan zat tiny alumunium yang terkandung barang-barang porselen baru itu, agar menghindarkan peracunan zat tiny alumunium yang dapat merusak tubuh kita. Ketika memasak kepiting, ubur-ubur dan seafood lainnya, rendamkan dulu dalam air campuran cuka 1% agar mencegah kemungkinan keracunan makanan yang terimbul oleh kuman halococci.
Masakan kacang tanah atau dengan cuka berkhasiat menurunkan kader lemak darah dan tekanan darah, merupakan makanan ideal bagi orang yang kader lemak dalam darah terlalu tinggi (Hyperlipidemia), gemuk, tekanan darah terlalu tinggi (hypertension), koroner (coronary disease).
Bagi peminum arak yang sudah mulai mabuk, minum 100-200 ml cairan cuka berkader 50%, sangat membantu untuk menghilangkan mabuk karena alkohol berkelebihan dan menjaga kesehatan hati dan ginjal. Alat-alat makan setelah dipakai, bila dimasak dengan air campuran cuka 1% sampai mendidih, selain steril juga dapat mencegah terjangkitnya virus hepatitis (viral hepatitis), diare dan penyakit menular lainnya. Ternyata banyak juga manfaat cuka buat hidup kita.

0 komentar:

Poskan Komentar

About