Mengenai Saya

Foto saya
jember, jember, Indonesia
Alumni fisika MIPA Universitas Jember
Gaya Gerak Listrik (GGL)
Ketika kita pertama kali diperkenalkan dengan elektrostatik, terbayang oleh kita bahwa ini berkaitan dengan muatan sumber yang diam. Sebenarnya, secara lebih umum kita berfikir bahwa elektrostatik dan magnetostatik berkaitan dengan  (rapat muatan) dan J (rapat arus) yang tidak bergantung pada waktu. Dengan merotasi secara uniform bola bermuatan, sebagai contoh, dihasilkan secara eksak medan listrik yang sama seperti ketika bola bermuatan tersebut diam. Ada satu eksepsi bahwasanya hukum elektrostatik berlaku hanya ketika muatannya stasioner. Ingat kembali suatu pendapat bahwa E = 0 di dalam konduktor, karena jika medan tidak nol maka muatan bebas dalam konduktor akan mengalir. Pendapat ini menjadi rusak jika suatu arus (steady) diijinkan, dalam kasus ini E tidak perlu nol di dalam konduktor, meskipun masih merupakan konfigurasi elektrostatik.
Sebagai permulaan, mari kita tinjau sejenak sebuah cara untuk membuat muatan bergerak dalam suatu konduktor yaitu dengan jalan memberikan gaya pada muatan tersebut. Seberapa cepat pergerakannya bergantung pada sifat alami dari material tersebut. Secara lebih substansial, rapat arus J yang dihasilkan dalam sebuah penghantar sebanding dengan gaya persatuan muatan, f:
J = σ f
Dengan σ disebut konduktivitas dari medium. Dalam hal ini gaya yang menggerakkan muatan adalah gaya elektromagnetik , sehingga:

Dalam kenyataannya kecepatan muatan tersebut sangatlah kecil, sehingga suku kedua dapat diabaikan
J = σ E. (2.1)
Persamaan (2.1) disebut sebagai Hukum Ohm.
Ada dua gaya yang menggerakkan muatan, yaitu sumber fs dan gaya elektrostatik yang berfungsi meratakan aliran dan menyampaikan pengaruh dari sumber ke seluruh rangkaian, sehingga: f= fs + E.
Jika kita lakukan integral garis terhadap f sepanjang rangkaian, maka:
,
dengan ε disebut gaya gerak listrik atau ggl dari rangkaian. Dalam hal ini

dengan R adalah hambatan total dari rangkaian. Karena untuk medan elektrostatik, maka ε dapat juga diinterpretasikan sebagai kerja yang dilakukan oleh sumber tiap satuan muatan.

0 komentar:

Poskan Komentar

About